Home Islami Allah Maha Esa Artinya? Ini Penjelasan Kifayatul ‘Awam

Allah Maha Esa Artinya? Ini Penjelasan Kifayatul ‘Awam

29
Allah Maha Esa Artinya

Salah satu sifat yang wajib secara ‘aqli (pada akal) ada pada Allah adalah Esa. Banyak orang yang belum paham dan memahami apa arti Allah Maha esa. Allah maha esa artinya Allah tiu satu, sendir dan tidak ada yang menyamai-Nya baik dari segi zat, sifat dan af’al karena semua perbuatan yang terjadi adalah perbuatan Allah atau kehendak dari Allah.

Disini kami akan menjelaskan kepada pengunjung semuanya tentang arti Allah maha esa. Dalam menjawab pertanyaan ini, agar lebih terarah kami merujuk kepada salah satu kitab muktabar dalam Ilmu Tauhid yang berpedoman kepada Imam Abu Hasan Asy’ari dan Abu Mansur Al Maturidi, yaitu kita Kifayatul ‘Awam.

Untuk memahami Allah maha esa, kita tidak boleh memahami setengah-setengah tetapi kita harus memahami secara sempurna. Artinya kita harus tahu bahwa Allah itu esa dalam artian tidak ada satupun yang selain-Nya sama dengan Nya. Dalam pembahasan ilmu Tauhid arti Allah maha Esa itu adalah esa pada zat, pada sifat, dan esa pada af’al.

Berbicara tentang pembasahan ini di sebut dengan istilah (كم) KAM, kam muttasil dan munfashil pada zat, kam munfashil dan muttasil pada sifat dan kam munfashil pada af’al. Semua KAM yang lima ini harus kita nafikan dan sangkal ada pada Allah. Nah sehingga nantinya Allah adalah zat yang esa, esa pada zat, pda sifat dan pada Af’al.

Allah Maha Esa Artinya?

Untuk jelas dalam mengartikan Allah sebagai maha Esa, maka Allah harus esa pada zat, pada sifat dan pada af’al. Dan ini baru pasti apabila kita telah menafikan atau menyangkal KAM yang 5 di atas.

Untuk memudahkan kita mengerti Arti Allah maha Esa, kami akan mengulas sedikit tentang Apa Itu KAM dalam hal ini.

Apa Itu Kam (كم)

Kam adalah bahasa Arab, yang dalam tulisan arab di tulis dengan “كم”, artinya adalah bilangan atau banyak. Maka, arti kam dalam ilmu tauhid adalah “bilangan”.

Sebagai contoh, Kam muttasil pada zat, ini artinya tidak ada zat Allah tersusun dari bagian-bagian sebagaimana zat kita makhluk. Jadi, Kam muttasil ini harus di hilangkan atau di sangkal pada zat Allah sehingga benar adanya bahwa Zat Allah Esa dalam artian tunggal dan tidak ada zat Allah terdiri dari bagian-bagian dan tidak ada zat selain Allah yang menyamai Allah.

Itulah maksud dari pengertian KAM dalam pembahasan Tauhid.

Jadi, Allah maha Esa Artinya adalah Allah itu sendiri, tidak tersusun sebagaimana zat makhluk dan tidak ada zat lainnya yang menyamai-Nya.

5 KAM yang harus di hilangkan pada Allah agar Allah jelas Esa dan Tidak Sama dengan Selain-Nya.

1. Menafikan Kam Muttasil pada Zat

Artinya tidak ada zat Allah tersusun dari bagian-bagian atau juzu’ sebagaimana zat manusia atau makhluk lainnya.

2. Menafikan Kam munfashil pada Zat

Artinya menafikan atau tidak ada zat yang selain zat Allah yang sama dengan zat Allah. Artinya, di luar dari zat Allah tidak ada zat lainnya yang bisa menyamai zat Allah.

3. Menafikan Kam muttasil pada Sifat

Artinya Sifat Allah satu dan tidak berbilang-bilang sebagaimana berbilangnya makhluk. Mislanya sifat ilmu, Allah mengetahui segala-galanya dengan ilmu tersebut dan ilmu Allah tidak berbilang-bilang.

4. Menafikan Kam munfashil pada sifat

Artinya tidak ada sifat yang selain sifat Allah yang menyamai dengan sifat Allah. Tidak ada yang selain Allah memiliki sifat kesempurnaan sebagaimana Allah.

5. Menafikan Kam munfashil pada Af’al

Artinya segala perbuatan makhluk adalah kehendak Allah dan tidak ada perbuatan kecuali semuanya adalah perbuatan Allah dalam artian kehendak dari Allah.

Apa yang kita kerjakan dan kita lakukan adalah kehendak Allah, dan kita makhluk tidak ada perbuatan secara terpisah, karena apa yang kita lakukan adalah kehendak Allah dan gerak dari Allah.

Anda juga suka:

Itulah makna dan arti KAM dalam pembahasan Tauhid, nah untuk mengetehui arti Allah maha esa, kita harus tahu bahwa Allah sendiri dalam segala hal.

Allah maha esa artinya adalah Allah sendiri dalam segala hal, dan tidak ada zat lain atau sifat lain yang menyamai dan serupa dengan Allah pada kamalatnya. Kemudian, segala perbuatan adalah milik Allah dan tidak ada perbuatan itu atas kehendak makhluk melainkan semuanya atas kehendak Allah yang maha Esa.

Itulah arti Allah maha esa, dengan memahami 5 KAM yang tidak layak pada Allah dan kita menyangkal ke-5 kam tersebut atau menafikannya, maka kita sudah paham dan mengerti makna dari Allah maha esa.

Previous articleCara Memutihkan Kulit Wajah dengan Ramuan Tradisional
Next articleTulisan Bismillahirrahmanirrahim: Arab dan Artinya