doa ketika hujan

Do’a Ketika Hujan [Bacaan Do’a Ketika Turun Hujan] untuk Keberkahan

Posted on

Hujan adalah rahmat dari Allah untuk makhlukNya. Namun, sebahagian orang berkeluh kesah dan merasa gelisah dengan hujan, demikian juga merasa gelisah dengan panas. Padahal kedua-duanya adalah rahmat untuk makhluk. Maka, alangkah indahnya jika kita mengamalkan do’a ketika turun hujan sehingga hujan tersebut tidak menjadi musibah tetapi menjadi rahmat bagi sekalian makhluk di bumi.

Do’a Waktu Hujan

Berikut ini beberapa amalan dan do’a yang sunnat diucapkan ketika turun hujan.

1. Doa ketika Turun Hujan

Diriwayatkan dari Ummul mukminin, ‘Aisyah RA. Nabi SAW bersabda:

إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

Bahwa sesungguh Nabi SAW apabila melihat hujan beliau membacakan ALLAHUMMA SHAYYIBAN NAAFI’A, Artinya: Ya Allah turunkan Hujan yang bermanfaat.

Dalam hal ini, Ibnu Baththal mengatakan, “Hadist ini mengandung anjuran untuk membacakan do’a ketika turun hujan agar kebaikan dan keberkahan terus bertambah dan semakin banyak manfaat yang bisa diraih oleh manusia” (Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 5: 18, Asy Syamilah)

2. Do’a Mustajabah ketika Turun Hujan

Dalam sebuah hadist, tentang waktu mustajabah doa ketika hujan, Rasulullah SAW bersabda:

ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِوَ تَحْتَ المَطَرِ

“Dua do’a yang tidak tertolak: Do’a ketika azan dan do’a ketika turunnya hujan.” HR Hakim dan Baihaqi.

Jadi, do’a ketika hujan memang penting di bacakan karena ini mennyangkut dengan waktu mustajabah do’a. Namun tidak terfokus pada doa seperti di atas. Anda bisa berdo’a apa saja yang baik-baik pada Allah saat turun hujan. Dan tentu yang lebih aula adalah yang berkaitan dengan hujan seperti agar hujan itu di berikan keberkahannya.

Baca juga: Bacaan Zikir Pagi

3. Do’a Ketika Turun Hujan Lebat

Pernah suatu ketika Rasulullah SAW berdoa agar diturnkan hujan, Namun setelah turun hujan yang sangat lebat maka kembali Rasulullah berdo’a agar hujan tersebut tidak menjadi malapetaka namun menjadi rahmat.

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

ALLAHUMMA HAWAALAINA WALAA ‘ALAINAA, ALLAHUMMA ‘ALAL AKAAMI WAL JIBAAL, WADHDHIRAAB, WA BUTHUUNIL AWDIAAH WA MANABITISYSYAJARI.

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk memudharatkan kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, pegunungan, bukit-bukit, lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan” (HR. Bukhari no. 1014)

Jadi, do’a diatas di bacakan ketika hujan semakin lebat dan dikhawatirkan memwa bencana seperti banjir, longsor dan lain-lain.