Niat Puasa Sunnah Dzulhijjah

Lafadh Niat Puasa Sunnah Dzulhijjah, Ayo Galakkan Puasa!

Posted on

Zulhijjah adalah buah mulia yang di dalamnya ada peristiwa besar ummat Islam yaitu hari raya besar atau disebut dengan idul akbar. Ini adalah hari raya besar atau disebut dengan hari raya kurban. Memasuki bulan julhijjah, banyak ummat Islam yang memiliki keuangan yang mumpuni mulai mencari hewan kurban untuk di sembelih pada hari 10 julhiijjah hingga hari raya ke empat (hari tasyrik).

Memang, berkurban atau meyembelih hewan seperti kambing, domba, atau kerbau, lembu dan unta adalah sebuah ibadah yang luarbiasa di sisi Allah. Namun, sebenarnya bukan hanya itu saja yang menjadi ibadah tetapi juga ada ibadah lain yang sangat besar pahalanya, ini adalah puasa di bulan zulhijjah.

Baca juga: Puasa Syawal: Keutamaan Puasa Syawal, Tata Caranya

Puasa sunnat di bulan julhijjah adalah dilakukan pada tanggal 8 julhijjah yang di sebut dengan hari tarwiyah dan puasa pada 9 julhijjah atau disebut dengan hari arafah ayaitu hari sebelum hari raya idul adha atau 10 julhijjah. Selain tanggal 8 dan 9 julhijjah, ummat Islam juga mengenal puasa sunnat lain yaitu puasa tanggal 1 hingga 7 julhijah.

Puasa arafah adalah puasa yang sangat dianjurkan atau hukumnya sunnat muakkad, diantara fadhilah puasa Arafah adalah sebagaimana dalam hadist Rasulullah SAW. berikut:

صوم يوم عرفة يكفر سنتين ماضية ومستقبلة وصوم يوم عاشوراء يكفر سنة ماضية

Artinya: Puasa hari Arafah bisa menghapus dosa dua tahun yang lalu dan yang akan datang, dan puasa hari Asyura bisa menghapuskan dosa setahun yang lalu. (HR Muslim)

Lafadh Niat Puasa Zulhijjah

Ok, lantas bagaimana niat puasa bulan juhijjah ini, berikut kami cantumkan lafadh niat puasa sunnat tarwiyah dan puasa Arafah.

Lafadh Niat Puasa Tarwiiyah

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التروية لِلهِ تَعَالَى

Artinya: Saya aku puasa esok hari karena menunaikan sunnat tarwiyyah karena Allah SWT

Lafadh niat puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

Artinya: Saya aku puasa esok hari karena menunaikan sunnat hari arafah karena Allah SWT

Jika lupa meniatkan puasa di malam hari, boleh meniatkan puasa di pagi hari selama belum tergelincir matahari dan belum melakukan hal hal yang membatalkan puasa.

Puasa zulhijjah adalah puasa sunnat, jadi niatnya masih bisa di lakukan di siang hari selama belum mengerjakan hal yang membatalkan puasa seperti makan, minm, jimak dan lain-lain.

Sementara niat puasa sunnat dzhulhijjah di hari 1 hingga 7 bisa disesuaikan niatnya. Kita bisa meniatkan dengan saja aku menunaikan puasa sunnat dzulhijjah karena Allah.