Home Health Masa Subur Wanita, Ini Cara Mudah Menghitungnya!

Masa Subur Wanita, Ini Cara Mudah Menghitungnya!

10
Cara menghitung masa subur wanita

Masa subur wanita penting untuk di ketahui karena dengan mengetahuinya dengan tepat, ini akan meningkatkan potensi kehamilan pasangan anda. Ini di karenakan peluang untuk mengalami hamil di masa subur lebih besar. Jadi, kalian sebagai pasangan baru atau yang belum punya momongan, kalian harus tahu cara menghitungnya dengan tepat. Jika kalian ingin tahun, simak ulasan berikut ini tentang cara cara menghitung masa subur wanita dengan dengan mudah.

Sebelumnya, mari kita lihat dulu sekilas penjelasan tentang masa subur, apa itu masa subur.

The elsholat.com Contents

Apa Itu Masa Subur

Masa subur adalah hari-hari dalam siklus menstruasi wanita yang dianggap sebagai hari atau waktu yang lebih besar potensi untuk hamil. Masa subur wanita terjadi atau ada setiap bulannya, ini sama dengan menstruasi yang juga terjadi setiap bulannya.

Masa subur padsa wanita ini berkaitan dengan masa pelepasan sel telur wanita atau yang di sebut dengan ovulasi. Yang di lepaskannya adalah sel telur yang sudah matang (ovum) dari sle indung telur atau ovarium. Nah, saat sel telur yang di lepaskan ini berhasil di buahi oleh sel sperma, maka kehamilan akan terjadi. Nah, ketika sel telur tersebut tidak di buahi maka ia akan mati dan di lepaskan keluar sebagai menstruasi.

Maka, masa subur wanita itu tidak lepas dari masa menstruasinya, jadi setiap wanita itu memiliki masa menstruasi yang berbeda-beda, maka masa suburnya juga berbeda-beda.

Siklus mensteruasi adalah rentang waktu mulai dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama mensteruasi berikutnya. Secara normal, siklus menstruasi berlangsung antara 21 hari hingga 35, namun kebiasaan wanita memiliki siklus menstruasi selama 28 hari. Nah, sekarang anda sudah agak paham dengan siklus menstruasi. Sekarang kita masuk dalam cara menghitung masa subur wanita.

Mengetahui Masa Subur wanita

Kenapa mengetahui masa subur wanita penting? Ini penting karena berkenaan dengan kehamilan, jika anda ingin segara hamil, maka anda harus mengetahui kapan masa subur itu. Setelah itu anda bisa berikhtiar bersama pasangan anda dan kemungkinan anda hamil sangat besar.

Jika anda melakukan pembuahan saat tidak subur atau ketika sel telur belum matang, maka kemungkinan hamil cukup kecil, namun jika pada saat sel telur atau ovum sudah matang, maka kemungkinan hamil akan sangat besar.

See also: Ini 5 Pantangan Saraf Kejepit yang harus di Perhatikan

Untuk mengetahui masa subur pada wanita ada dua cara yang bisa di tempuh. Pertama dengan mengitungnya dan kedua dengan melihat tanda-tandanya.

1. Menghitung masa subur wanita

Dengan metode perhitungan anda harus tahu kapan masa haid atau menstruasi. Biasanya masa subur wanita adalah 14 hari setelah hari terakhir haid, ini pada siklus menstruasi selama 28 hari.

Ovulasi terjadi selama 72 jam di sekitaran hari subur tersebut. Untuk hasil, maka anda bisa melakukan hubungan suami istri pada masa tersebut. Jadi, untuk bisa memprediksi masa ovulasi ini juga sulit dan lagi-lagi masa subur juga tidak pada pada hari ke 14 setelah haid terakhir.

Oleh karena itu, situs hellosehat.com menyebutkan bahwa wanita normal dengan siklus menstruasi 28-32 hari, maka ovulasi umumnya terjadi pada rentang waktu antara hari ke 11 hingga 21 setelah hari pertama haid terakhir.

Namun demikian, yang menjadi masalahnya adalah tidak semua wanita mempunya siklus menstruasi yang sehat.

2. Memperhatikan tanda-tanda masa subur wanita

Adapun metode kedua untuk mudah mengetahui masa subur adalah dengan memperhatikan tanda-tanda masa subur tersebut. Cara penentuan kesuburan ini biasa di lakukan untuk mengetahui masa subur wanita yang tidak teratur haidnya.

Kalau ini yang anda alami pada pasangan anda, maka anda bisa menentukan masa suburnya dengan memperhatikan tanda-tanda subur pada kalender dibawah.

– Tandai siklus mentruasi setiap bulan

Ketika siklus anda tidak teratur maka catat terlebih dahulu hari pertama anda menstruasi dan catat juga kapan berakhirnya atau jumlah hari menstruasi anda. Setiaknya anda harus mencatatnya selama 6 bulan terakhir.

Hari pertama anda menstruasi, anda buat lingkaran, catat juga hari terakhirnya atau lamanya. Dengan cara ini anda bisa dengan mudah mengetahui masa subur anda di bulan berikutnya.

– cari tahu siklus terpendek dan terpanjang

Agar anda mengetahui hari pertama subur, maka anda bisa menggunakan rumus menghitung siklus masa subur terpendek dan di kurangi dengan angka 18. Misalnya siklus terpendek anda selama 6 bulan terakhir adalah 25 hari, maka hari pertama subur anda adalah hari ke-7 setelah hari pertama haid atau menstruasi.

Jika ingin mencari masa subur hari terakhir, maka siklus terpanjang selama 6 bulan terakhir di kurangi dengan 11. Artinya kalau siklus terpanjang anda adalah 30 hari maka hari subur terakhir adalah hari ke 19 sejak di mulainya menstruasi.

Kasus di atas rata-rata masa subur wanita adalah antara hari ke 7 hingga 19 dari periode menstruasi. Jadi rentang waktu subur ini bisa anda manfaatkan untuk bulan ke depan. Jadi, anda bisa mendapatkan potensi lebih besar untuk hamil.

Jadi, berdasarkan perhitungan tersebut, anda sebaiknya melingkari tanggalnya di kalender sehingga memudahkan anda.

Bagaimana Menghitung masa Subur setelah keguguran

Mengetahui masa subur setelah keguguran penting bagi anda yang ingin segera hamil lagi setelah mengalami keguguran. Disini kami akan bagi kepada anda cara menghitung masa subur wanita setelah keguguran.

Ini penting karena setelah keguguran, seorang wanita akan mengalami perubahan siklus menstruasi. Siklus menstruasi bisa berubah menjadi lebih panjang dari biasa atau menjadi lebih pendek dari biasa.

Secara umum, setelah keguguran, seseorang butuh 4 minggu lamanya hingga 8 minggu untuk bisa kembali haid seperti biasa. Namun untuk bisa kembali menstruasi seperti semula atau siklus menstruasi kembali ke posisi normal, anda butuh waktu berbulan-bulan.

Lihat juga: Ini Arti Mimpi Hamil Secara Umum dan Menurut Ajaran Islam

Anda kemungkinan terjadi ovulasi adalah sekitar 2 minggu sebelum hari pertama menstruasi setelah ke guguran. Maka jika anda melakukan hubungan suami istri pada rentang waktu itu, anda kemungkinan juga akan mengalami kehamilan.

Jadi, bagaimana cara mengetahui masa subur setelah keguguran, yuk kita simak di bawah ini.

1. Membuat kalender menstruasi

Mengetahui masa subur setelah keguguran sebenarnya sama saja seperti masa subur normal, namun anda disini harus membuat kalender menstruasi untuk memudahkan anda dalam menentukannya.

Yang harus anda lakukan dengan kalender anda adalah mencatat hari pertama dan hari terakhir menstruasi, ini penting untuk mencari tahu siklus mentruasi anda. Namun untuk mencatat ini sebaiknya anda lakukan jika darah yang keluar terkait dengan kguguran sudah selesai atau sudah teratasi.

Jika anda masih mengalami pendarahan, maka dokter menyarankan anda agar tidak melakukan hubungan menstruasi terlebih dahulu.

2. Merasakan perubahan yang terjadi pada tubuh anda

Selain mengetahui masa subur dengan membuat kalander, anda juga bisa mengetahui masa subur ini dengan merasakan tanda yang terjadi pada tubuh anda yang menunjukkan kepada terjadinya ovulasi.

Biasanya, masa subur ini di tandai dengan adanya hal-hal seperti:

  • Payudara terasa nyeri
  • lendir di bagian vagina nampak banyak
  • Mengalami nyeri kram ringan atau nyeri pada salah satu sisi panggul
  • Peningkatan subu tubuh

Jadi, selain dengan melihat siklus menstruasi dengan mencatat pada kalender, anda juga bisa mengetahui masa subur dengan melihat tanda-tanda yang terjadi pada diri anda seperti di atas.

Selain dua cara di atas dalam menghitung masa subur setelah keguguran, anda juga bisa mencoba berkonsultasi dengan dokter tentang kapan anda akan mengalami masa subur setelah pemulihan keguguran. Hal yang paling penting adalah selesaikan dulu masalah keguguran dan anda selalu jaga kesehatan dengan baik.

Previous articleGunung Putri Lembang: Tempat Camping dan Selfie
Next articleKetahui 8 Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening (Limfoma) yang Umum Terjadi