Home Sholat Sunnat Tata Cara Sholat Hajat dan Bacaan Niat dan Doanya

Tata Cara Sholat Hajat dan Bacaan Niat dan Doanya

14
tata cara sholat hajat

Sholat hajat adalah salah satu ibadah sunnat dalam agama Islam. Jika seseorang memiliki hajat atau kebutuhan yang ingin di qabulkan oleh Allah, maka ia bisa melaksanakan sholat sunnat dua rakaat dengan niat sholat hajat agar cita-cita atau keinginannya yang bagus-bagus di perkenankan oleh Allah.

Syeikh Nawawi Banten dalam kitabnya bernama “Nihayatuz Zain” menyarankan agar seseorang yang memiliki hajat untuk melaksanakan sholat sunnat hajat sebanyak dua rakaat agar hajatnya tercapai.

“Orang yang sedang mengalami kesempitan, berhajat untuk membuat mashlahat agama dan dunianya, dan merasakan kesulitan karenanya, hendaklah melakukakun shalat hajat sebagaimana berikut,” (Lihat Syekh M. Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman 103).- nu.or.id

Sholat sunnat hajat sekurang-kurangnya adalah 2 rakaat dan sebanyak-banyaknya adalah 12 rakaat. Cara pelaksanaannya adalah dua dua rakaat. Setiap selesai dua rakaat, maka mushalli (orang sembahyang) melakukan salam hingga ada 12 rakaat atau 6 kali salam. Jadi, tata cara sholat hajat sama saja dengan sholat sunnat lainnya hanya saja yang membedakannya adalah niat saat takbiratul ihram.

Namun untuk lebih jelas, ikuti panduan pelaksanaan sholat hajat berikut ini:

The elsholat.com Contents

Tata Cara Sholat Sunnat Hajat

1. Niat sholat sunnat hajat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatas-sunnatal hajat rak’ataini ada-an lillahi ta’ala

Artinya: Sahaja Aku sholat sunnat hajat dua rakaat tunai karena Allah SWT

2. Membaca al Fatihah

Al Fatihah adalah rukun sholat dan jika tidak dibaca bisa merusak atau menyebabkan sholat tidak sah. Maka, membaca fatihah atau ummul kitab adalah wajib hukumnya sekalipun dalam sholat sunnat agar sholat yang di kerjakan di anggap sebagai sholat.

Surat al-Fatihah:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

1. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

2. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam,

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ

3. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang,

مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ

4. Pemilik hari pembalasan.

اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ

5. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ

6. Tunjukilah kami jalan yang lurus,

صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ ࣖ

7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

3. Membaca surat-surat pendek

Membaca surat pendek setelah bacaan al fatiha bukanlah sesuatu yang wajib, nmun ini sunnat di bacakan untuk menambah pahala dalam mengerjakan sholat. (Dianjurkan untuk membacakan surat al ikhlas dan ayat kursi)

Setelah itu, untuk selanjutnya di kerjakan seperti sholat lainnya, lihat tata cara sholat lengkap.

Setelah mengerjakan sholat hajat, seseorang dianjurkan untuk memperbanyak sholawat kepada Nabi SAW dan memperbanyak doa agar apa yang di inginkan bisa tercapai.

Ada doa yang auwla (utama) untuk di bacakan setelah mengerjakan sholat sunnat hajat, sebagaimana di lansir dari NU.or.id, berikut bentuk doa setelah sholat hajat.

Membaca Doa Setelah Sholat Hajat

Doa pertama

سُبْحَانَ الَّذِي لَبِسَ العِزَّ وَقَالَ بِهِ، سُبْحَانَ الَّذِي تَعَطَّفَ بِالمَجْدِ وَتَكَرَّمَ بِهَ، سُبْحَانَ ذِي العِزِّ وَالكَرَمِ، سُبْحَانَ ذِي الطَوْلِ أَسْأَلُكَ بِمَعَاقِدِ العِزِّ مِنْ عَرْشِكَ وَمُنْتَهَى الرَّحْمَةِ مِنْ كِتَابِكَ وَبِاسْمِكَ الأَعْظَمِ وَجَدِّكَ الأَعْلَى وَكَلِمَاتِكَ التَّامَّاتِ العَامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بِرٌّ وَلَا فَاجِرٌ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Artinya: “Mahasuci Zat yang mengenakan keagungan dan berkata dengannya. Mahasuci Zat yang menaruh iba dan menjadi mulia karenanya. Mahasuci Zat pemilik keagungan dan kemuliaan. Mahasuci Zat pemilik karunia. Aku memohon kepada-Mu agar bershalawat untuk Sayyidina Muhammad dan keluarganya dengan garis-garis luar mulia Arasy-Mu, puncak rahmat kitab-Mu, dan dengan nama-Mu yang sangat agung, kemuliaan-Mu yang tinggi, kalimat-kalimat-Mu yang sempurna dan umum yang tidak dapat dilampaui oleh hamba yang taat dan durjana,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman 103-104).

Doa kedua Setelah Sholat Hajat

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الحَلِيمُ الكَرِيْمُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ العَلِيُّ العَظِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْمِ والحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah yang sebenarnya di sembah, Allah yang maha lembut dan mulia.Tiada tuhan Selain Allah yang maha tinggi, yang agung, maha suci Allah, Tuhan pemilik arasy yang agung, dan segala pujian milik Allah, Tuhan sekalian alam.”

Kemudian, bagi anda yang ada hajat dan keperluan yang ingin agar Allah mengabulkannya, maka ia membacakan doa Rasulullah SAW. Doa ini adalah sebagaimana yang ada dalam Riwayat Imam At-Tirmidzi.

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالسَلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لَا تَدَعْ لِيْ ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضىً إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Artinya: “Ya Allah, Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih”, (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman 104).

Demikianlah tata cara sholat hajat serta doa yang di bacakan setelahnya. Semoga menambah pengetahuan kita tentang sholat dan bisa kita amalkan manakala ada hajat yang ingin di kabulkan oleh Allah.

Previous articleDeksametason: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping
Next articleCara Mengusir Tikus dengan Bahan Alami, Terbukti